Rabu, 27 November 2013

Empat Mobil Listrik Diuji Coba di Bandung


Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) RI menggelar rangkaian kegiatan sosialisasi, edukasi, dan ujicoba kendaraan listrik nasional di lima kota besar di Pulau Jawa, salah satunya berlangsung di Kota Bandung, Selasa (26/11).
Tujuan kegiatan tersebut sebagai salah satu usaha mengurangi pemakaian BBM yang kondisinya semakin menipis dan mahal.
Ada empat tipe kendaraan listrik yang dilakukan uji coba, yakni tipe sport, mpv, bus dan city car. Dengan mengambil rute Balai Kota-Jalan Wastukencana-Jalan Riau-Jalan Ir H Juanda (Dago)-Jalan Siliwangi-Jalan Dayang Sumbi-Dago-Jalan Merdeka dan kembali lagi ke Balai Kota.

Sumber          : http://berita.plasa.msn.com/teknologi/republika/in-picture-empat-tipe-mobil-listrik-diuji-coba-di-bandung

Tanah Dipengaruhi Garam Dapat Menyerap Karbon Dioksida

Tanah yang mengandung garam-alkali di dunia diperkirakan menyerap 1,26 miliar ton karbon dioksida setiap tahun, sehingga mungkin menjawab misteri "hilangnya karbon yang tenggelam", kata beberapa ilmuwan Cina, Rabu (27/11).

Para ilmuwan biasanya memperkirakan berapa banyak karbon dioksida mestinya berada di atmosfir dengan menghitung berapa banyak bahan bakar fosil yang dibakar. Tapi sebanyak 1,9 miliar ton karbon dioksida tak terhitung setiap tahun.

Satu tim yang terdiri atas 58 peneliti dan ilmuwan dari China, Jerman dan Belgia melakukan penelitian lima-tahun mengenai tanah kering di pedalaman Asia dan Eropa untuk menghitung "hilangnya karbon yang tenggelam", demikian laporan Xinhua --yang dipantau di Jakarta, Rabu (27/11) malam.
Tim tersebut dipimpin oleh Lembaga Ekologi dan Geografi Xinjiang, yang berada di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China.

Itu memperlihatkan bahwa tanah yang dipengaruhi garam, yang dikenal sebagai tanah garam-alkali, dapat menyerap karbon secara non-organik dan karbon dapat tersimpan di air garam bawah tanah, kata para ilmuwan tersebut.

Mereka memperhitungkan air tersebut memiliki kolam karbon sangat besar yang aktif yang bisa mencapai 1.000 miliar ton.
Penelitian itu penting dalam menangani perubahan iklim sebab bertambahnya kolam tersebut dapat berarti ada lebih banyak ruang bagi buangan karbon dari industri, kata para ilmuwan itu.

Sumber :http://berita.plasa.msn.com/teknologi/republika/ilmuwan-tanah-dipengaruhi-garam-bisa-serap-karbon-dioksida 


Waspada, Begini Para Scammer Menipu di Dunia Maya







Sepanjang tahun 2013, pengguna situs jejaring sosial mau pun layanan surat elektronik (surel) makin banyak yang diusik oleh ulah penipu (scammer).
Mereka bergerilya untuk mengincar targetnya. Scammer biasanya menggunakan layanan surel gratis atau domain yang tidak jelas.
Berbeda dengan perusahaan, biasanya menggunakan domain dengan akhiran com atau co.id, alamat website penipu setelah di klik biasanya akan tersambung ke tempat lain.
Berhati-hatilah dengan situs berakhiran org yang biasanya dimiliki sebuah organisasi. Kenali betul bentuk atau aktivitas sebuah lembaga.
Selain itu, selidiki juga IP address dari suatu website. Jika Anda menerima surel dari sebuah perusahaan atau pengusaha yang mengaku berdomisili di Inggris, cek IP address-nya. “Kalau asalnya dari negara yang berbeda, itu pasti scam,” jelas pengamat internet Judith Monique Samantha Lubis.
Scammer biasanya menggunakan bahasa-bahasa persuasif dan melebih-lebihkan ketika menawarkan proposal bisnis. Tak jarang, mereka akan menggunakan modus memohon pertolongan atau memuji korbannya sebagai salah satu investor yang beruntung.
Mereka biasanya mengungkapkan membutuhkan mitra kerja atau tambahan modal dengan iming-iming keuntungan yang menggiurkan. Jika Anda tidak pernah mengetahui perusahaan tersebut berikut peluang bermitranya, lakukan cek ulang dan observasi untuk mendapat kebenaran.
Ketika korban tertarik dan merespons surel, penipu akan menanyakan nomor ponsel dan alamat tempat tinggal korban. Scammer telah menyiapkan alamat kantor, website, serta dokumen-dokumen fiktif sudah untuk meyakinkan korban. Begitu korban terjerat, penipu akan meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang sebagai dana investasi.
Ada pula yang berani bertatap muka secara langsung dengan korbannya. Mereka datang dengan penampilan mentereng dengan didampingi bodyguard. Tidak sedikit orang yang tertipu.
Korban kebanyakan berasal dari kalangan berpendidikan dan memiliki jabatan di sebuah perusahaan. “Nominal keuntungan yang ditawarkan membuat korban tergiur,” ujar Judith.
Selain penipuan bisnis, penipuan dengan modus ajakan menikah juga marak terjadi. Memang, bukan mustahil untuk mendapatkan jodoh dari dunia maya. Akan tetapi, bijak dan cerdaslah menanggapinya.
Ketika mengenal si pria melalui situs jejaring sosial, telusuri terlebih dulu kehidupannya melalui akunnya tersebut. Lihat profil, foto-foto, dan percakapannya dengan teman-temannya.
Ketika ada ajakan bertemu, pastikan Anda memilih tempat umum. Untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, jangan datang sendirian. Mintalah teman atau keluarga untuk menemani. “Jangan pernah mengatakan setuju menikah apabila belum mengenal latar belakang keluarga dan kehidupannya dengan detail,” saran Judith

Sumber : http://berita.plasa.msn.com/teknologi/republika/waspada-begini-cara-scammer-menipu-di-dunia-maya